Rabu, 16 Januari 2013

Peran"ibu" dalam kehidupan


Ketika Nabi Muhammad SAW ditanya oleh sahabat siapa yang pantas lebih dahulu untuk dimulyakan dan dijunjung tinggi dalam kehidupan maka jawab Nabi “Ibumu“. Sahabat tanya lagi, kemudian siapa, Nabi menjawab, Ibumu. Sahabat tanya yang ketiga kalinya, kemudian siapa Ya Rosulallah. “Ibumu” kata Nabi. Lalu siapa, sahabat masih tanya lagi. “Ayahmu”, kata Nabi. Ya ibu disebutkan hingga 3 kali oleh Nabi Muhammad SAW saking besarnya derajat ibu. Baru setelah itu disebutkan ayah yang pantas untuk dimulyakan.
Peran seorang ibu ternyata sangat besar untuk kemajuan sebuah bangsa. Karena dari ibulah lahir bibit / generasi penerus yang akan menjadi tulang punggung maju tidaknya bangsa ini. Maju tidak bangsa ini maka ibulah itu kuncinya. Ketika seorang ibu berhasil menjadi ibu yang baik dan memberikan pendidikan yang baik bagi anaknya maka anaknya kelak akan menjadi anak yang berbakti dan siap menjadi generasi yang baik. Ibu yang baik akan melahirkan anak yang baik. Sebaliknya ibu yang tidak memberikan pendidikan yang optimal, maka alamat bangsa ini akan mengalami kehancuran. Padahal kita tahu sukses tidaknya sebuah bangsa ialah karena peran generasi penerusnya. Maka jika seorang ibu tidak bisa mendidik putra putrinya, maka tentu saja bangsa ini akan memiliki masa depan yang kelam.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar